“Hanya Tuhan Pembelaku”

Percayalah Tuhan Akan Membela Kita

Selalu ada orang-orang dalam hidup kita yang salah paham dengan kita,menghina kita, menghakimi kita dan orang-orang yang tidak menyukai kita . Akan selalu ada orang yang mengkritik , menilai kita , menyerang kita ,menjelekan kita dll sebagainya.

Bila kita salah menanggapi ,kita akan cenderung masuk ke sana dan membela diri. Saat kita diserang, kecenderungan kita menyerang kembali – sama seperti kita semua. Saat orang mengkritik kita ,atau menghina,menghakimi dll sebagainya!kita pasti ingin membalas kembali.

Jangan lakukan itu Biarkan Tuhan menjadi pembela kita. Setiap kali kita diserang, dikritik, di hina , di hakimi disalahpahami, kita memiliki dua pilihan. Kita bisa membela diri, atau kita bisa membiarkan Tuhan membela kita .

Perhatikan hal ini: Kita akan mirip dengan Kristus saat kita tidak mengatakan apapun dalam menghadapi serangan, penghakiman, dan kritik yang tidak adil. Kita akan sama seperti Yesus saat kita tetap diam dan menyerahkan segalanya di tangan Tuhan.

Saat Yesus dihina, “Dia tidak membalas dengan sebuah penghinaan; Ketika Dia menderita, Dia tidak mengancam, namun menaruh harapannya kepada Tuhan, hakim yang benar ”

Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.‭‭1 Petrus‬ ‭2:23‬ ‭

Bahkan Yesus pun tidak melawan keyakinan dan penganiayaannya yang tidak adil. Dia mempercayai Allah Bapa untuk membelaNya

Dalam Alkitab, Raja Daud dikritik,dihakimi tidak disukai,diserang sepanjang hidupnya. Dan kalau di baca kisah tentangnya,sebenarnya sebagian besar hidupnya orang ingin membunuhnya

Daud mengatakan hal ini dalam Mazmur 62: 6-7: Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

‭‭

Jadi belajarlah seperti Daud, dan biarkan Tuhan menjadi pelindung kita , Juruselamat kita , pembela kita , pemenang kita , dan tempat perlindungan kita .

Biarkan Tuhan menanganinya. Biarkan Dia menjadi pembelamu!
 

Advertisements

Be Strong 

Be strong and courageous. Do not be afraid or terrified because of them, for the LORD your God goes with you; he will never leave you nor forsake you.

‭‭Deuteronomy‬ ‭31:6‬ ‭NIV‬‬
My apologies to all my spiritual friends and leaders who have been around me when I needed them!

I mixed up my spiritual life and physical life and it makes me feel so depressed 
I have been deleted my previous post before writing this article about my own personal life and trying my best to start over again!
“I want to pick up and build on where i left off yesterday”
Anxiety is about control and that we need to give up control of our lives to God. The problem is the unknown. It’s easy to give up control when we know the outcome, when we see the light at the end of the tunnel. 
But what about when God is silent, or seems distant, or doesn’t answer our prayers right away (I’m preaching to myself again)? The Psalmist exhorts and challenges us. He tells us to “take courage” and wait for the LORD.
Waiting is difficult “yes”

We all know that life isn’t easy

and life isn’t fair,

the truth is life is tough.

It takes tremendous courage to face and then overcome our fears. 

You must be brave,

let me encourage you to listen to the song “You Make Me Brave” by Bethel Music. 
I’ve listened to the song on repeat. I let it comfort my anxious fears and embolden me

Scripture teaches us that when we wait on the Lord, God then renews our strength. 

He fills our tanks with courage, endurance, and the perseverance needed to make it through this challenging life. 
Be strong and brave, all of you who are waiting for the Lord ’S help.

‭‭Psalms‬ ‭31:24‬ ‭ERV‬‬
Remember, I never said life was easy or downplayed the reality of fear. But I have said that, 

God is with me and He is mighty to save.

He is my Deliverer. 

He is my Shield, 

my Strong Tower. 

Like the old hymn says, “A mighty fortress is our God.” 
So as I end this, remember to trust God and take courage. Billy Graham once said, “Courage is contagious. When a brave man takes a stand, the spines of others are often stiffened.” 
You never know whom is watching you to take the first step, to come out from under the covers, to take that first step, and then make that bold leap of faith. You just might be very one God uses to help another person deal with their own fears. 
William Shedd said, “A ship is safe in harbor, but that’s not what ships are for.” 

Be brave. 

Be bold. 

Live your life to the fullest. 

God is with you. 

God is for you. 

You are not alone. 
👐🏼Praise the Lord! 

👉🏻He is my Rock. 

👉🏻He prepares me for war. 

👉🏻He trains me for battle.‭‭💓Psalms‬ ‭144:1‬ ‭ERV‬‬💗

Firman Allah Telah di uji disucikan dan dimurnikan Oleh Allah sendiri 

Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.‭‭2 Petrus‬ ‭1:19‬ ‭
🙇🏽‍♀️Baca dan renungkan firman diatas☝🏻baik2; Nubuat tentang kemuliaan Kristus telah digenapi

💁🏼Dalam Matius 24:24 ☘️👇🏼💓
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.‭‭Matius‬ ‭24:24‬ ‭

Yesus memberitahu kita bahwa akan ada guru palsu yang mengaku berbicara atas nama Allah tapi sebenarnya tidak,dan mereka itulah yang disebut guru2 palsu
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.‭‭1 Yohanes‬ ‭4:1‬ ‭

Yohanes memberitahu kita untuk menguji roh2 untuk melihat apakah itu berasal dari Allah

Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.
Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.‭‭1 Timotius‬ ‭4:1-2, 6‬ ‭

Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. Banyak orang akan mengikuti cara hidup mereka yang dikuasai hawa nafsu, dan karena mereka Jalan Kebenaran akan dihujat. Dan karena serakahnya guru-guru palsu itu akan berusaha mencari untung dari kamu dengan ceritera-ceritera isapan jempol mereka. Tetapi untuk perbuatan mereka itu hukuman telah lama tersedia dan kebinasaan tidak akan tertunda.–>‭‭2 Petrus‬ ‭2:1-3‬ ‭
_*Timotius dan Petrus juga memperingatkan kita terhadap guru2 palsu_*

 Tapi bagaimana caranya? Bagaimana kita tahu jika seseorang mengajar bertentangan dengan apa yang Alkitab katakan? 
Dan bagaimana kita tahu jika ‘suara’ kita yang mendengar di dalam hati dan pikiran kita adalah dari Roh Kudus?
Kita perlu menjaga instruksi Alkitab karena Alkitab diilhami oleh Roh Kudus (2 Timotius 3:15-16👇🏼👁
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Yesus meminta kita untuk mempelajari Alkitab untuk mengenal-Nya;
Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nya pun tidak pernah kamu lihat, dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya. Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku ‭‭—>Yohanes‬ ‭5:37-39‬ ‭Jadi kita harus belajar bagaimana untuk benar2 menangani Firman Kebenaran

Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorang pekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataan kebenaran itu.‭‭2 Timotius‬ ‭2:15‬ ‭

_*Jika ajaran seseorang adalah sama dengan kebenaran Alkitab, kita harus menerima mereka akan tetapi jika menurut kita ajarannya itu tidak mengikuti firman Allah,kita harus mengikuti otoritas Firman Allah_*👇🏼Carilah pengajaran dan kesaksian!Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.‭‭✝️Yesaya‬ ‭8:20‬ ‭💜

Jangan bermentalkan seorang korban karena seorang korban akan mencari banyak masalah untuk membela dirinya,jadilah wanita2 pemenang yang akan cari solusi dari Bapanya bukan cari masalah.Ps Indri Gautama 

💁🏼Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.💓‭‭Wahyu‬ ‭1:3

Biar Lambat Asal Selamat

Tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah.‭‭Amsal‬ ‭19:2‬ ‭

 kadang kala kita membuat keputusan tanpa memikirkan atau menguji apa itu datang dari Allah atau itu dari Iblis!

Take a moment to reflect, orang bijak seperti president saja masih membutuhkan advice dari bawahannya!

Didalam Tesalonika 5:21 berkata ;_*Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik_*

Jadi apa yang harus kita pelajari adalah uji apa yang kita lakukan! 
So first of all  koreksi diri kita sendiri! Berdoa minta hikmat dan pengetahuan apakah itu benar dari Tuhan.

Karena Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian‭‭Amsal‬ ‭2:6‬ ‭

 Kedua _*Bertanyalah kepada sahabat2 rohani kita!_*

Many of us have ambitions dan ambisi kita berbeda-beda dan sebagai seorang Kristen banyak diantara kita bersaing untuk memberikan terbaik untuk sekeliling kita! Tapi adakalanya kita mementingkan diri dan berpikiran bahwa kita itu hebat dan kita bisa lakukan apa saja!

Dan disaat kita berpikiran seperti itu maka iblis akan masuk dan menguasai hati dan pikiran kita

Kita menganggap apa yang kita lakukan untuk memuliakan Bapa kita disurga dan sedikit kita tidak menyadari kita pun telah mengabaikan sesama kita, dan bukan itu saja, karena ketika kita beranggapan bahwa kita bijak maka kita telah keluar dari apa yang di maksudkan _*KASIH_*

bukankah didalam Matius 10:27 berkata ; Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

‭‭
Jadi sebelum berkata _*Dengarlah lebih dahulu_*

Dan sebelum melakukan sesuatu _*Berdoalah terlebih dahulu_*

 Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.Amsal‬ ‭3:5‬ ‭
Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.‭‭Amsal‬ ‭3:6‬ ‭
Janganlah engkau menganggap dirimu sendiri bijak, takutlah akan Tuhan dan jauhilah kejahatan‭‭Amsal‬ ‭3:7‬ ‭

Ingat ;_*kasih menutupi banyak sekali dosa._*1Petrus 4:8

Jika apa yang kita lakukan berhiaskan _*KASIH_* maka bukan akan terlihat indah saja di sekeliling , tapi Bapa kita akan di permuliakan! Karena mereka melihatNya melalui kita.

Dan semua itu akan terjadi apabila kita bersandar kepadaNya!

Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.‭‭Amsal‬ ‭12:15

Meniru Karakter Kristus

Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

‭‭Efesus‬ ‭5:1-2‬ ‭

🌷😍Keindahan ditemukan di tempat-tempat di mana kita melihat seperti Kristus karena orang-orang yang paling indah adalah orang-orang yang memiliki karakteristik seperti Kristus. Mereka tanpa pamrih, fokus pada orang lain, tidak terjebak dalam diri sendiri atau apa yang orang lain pikirkan tentang mereka. Sejauh mana kita melihat seperti Yesus, dan bertindak seperti Yesus, itu adalah bagaimana keindahan kita sebenarnya. 

Apa yang kita miliki?Keburukan diri atau keindahan Kristus? Jika kita begitu terfokus pada Tuhan dan orang lain kita tidak punya waktu untuk terjebak dalam diri kita sendiri. Semakin banyak waktu yang kita habiskan dengan Allah dalam doa dan membaca Alkitab, menjadikan diri kita lebih indah. 

Sekarang, ini tidak akan menjadi proses yang mudah dan otomatis menempatkan diri terakhir, orang lain kedua dan Allah pertama. Kemungkinan besar kita digunakan untuk menempatkan diri kita terlebih dahulu dan Tuhan dan orang lain setelah kepentingan diri kita sendiri. Tapi dengan hanya sedikit latihan, itu akan menjadi alami ketika kita tinggal didalam Tuhan.

Selain membuat pilihan untuk menjadi disiplin dan berdoa dan membaca Alkitab setiap hari, itu juga penting untuk mendapatkan kebiasaan menempatkan orang lain terlebih dahulu. Melakukan tindakan acak kebaikan untuk orang lain,anggota keluarga, atau teman.

Kita tidak perlu melakukan hal2 yang besar tetapi hal-hal kecil juga dapat mengubah hari seseorang, termasuk kita sendiri. 

Setiap kali kita menambahkan sukacita untuk hari orang lain, itu akan berakhir membawa sukacita kepada diri sendiri,kita akan merasa puas dengan sukacita, dan keindahan.

🦋Anak-anakku, marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran.

‭‭1 Yohanes‬ ‭3:18‬ ‭

“KAPTEN YANG SEBENARNYA”

Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.👉🏻‭Yohanes‬ ‭14:6‬ ‭💐

“Kapten yang Sebenarnya”

Satu cara untuk mendeskripsikan Yesus sebagai penolong dalam misi penyelamatan. Saat Yesus berkata, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup,” Dia tidak sedang berkata, “Aku sebuah jalan dan sebuah kebenaran dan sebuah kehidupan.”

Pertanyaan kita kepada-Nya mirip dengan pertanyaan kita ke pilot atau nahkoda kapal di mana kita ada, karena kita penasaran, “Apakah Engkau benar-benar kapten-Nya (Anak Allah)?” 

Seiring terus berjalannya hidup, banyak dari kita secara pelan-pelan mulai tidak tertarik akan pertanyaan ini. Banyak dari kita merasa nyaman dengan luasnya ruang untuk kaki kita di pesawat. Dan kebanyakan dari kita tidak menghadapi kematian sehebat apabila kita akan meninggal dalam kapal yang sedang tenggelam. Tapi memiliki keyakinan terhadap kaptennya adalah pertanyaan utama dalam dua analogi tersebut. 

Di kapal, kepercayaan Anda (ataupun tidak) terhadap kaptennya akan membuat perbedaan. Sama dengan Yesus. Kalau misalkan ini adalah misi penyelamatan, kita tidak akan berkata, “Terserah saya mau ke mana.” Ya, bisa saja kalau Anda memang mau, tapi apabila Dia benar-benar kapten-Nya, satu-satunya yang mengerti semua nuansa dari keberadaan manusia, maka Dia benar-benar tahu jalannya. 

Atau mungkin saat Anda sedang mulai membaca Alkitab tentang Yesus, Anda mulai bertanya ke diri sendiri, “Apakah saya percaya Dia tahu jalannya?”

Jika Anda membaca rencana ini, bisa jadi atau tidak Anda sudah sampai pada titik di mana Anda sudah berkata “ya” pada pertanyaa ini. Atau mungkin Anda sudah berkata, “Ya, saya percaya. Tapi saya masih memiliki pertanyaan.” Jika itu Anda, kami bersama dengan Anda, dan kami ada untuk Anda. Tetaplah bertanya. Pertanyaan yang baik menunjukkan bagaimana Anda telah bertumbuh. Kekhawatiran dan ketidakpastian bukanlah hal asing.Tapi anggap saja Anda setuju kalau Yesus tahu jalannya. Kalau itu benar, pertanyaan pertama yang mungkin muncul adalah, “Apa yang harus saya lakukan untuk bisa mencapai jalan tersebut?” 

Dan di sinilah Yesus mengejutkan kita. Dia tidak berkata, “Ikuti ini.” Dia berkata, “Ikuti Aku.” Kapten kapal pesiar tidak mengarahkan kita ke peta, dia mengarahkan kita kepada dia sendiri. Yesus juga menunjuk diri-Nya sendiri, dan Dia mengajak kita untuk melakukannya.

Truly Known

” Truly Known ” (Benar-Benar di pahami atau dimengerti)

Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair. Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus, sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu. –>Mazmur‬ ‭63:2-3‬ ‭🌻

Kita sering sekali berharap akan seseorang untuk memahami kita, menghargai,menghormati, dan mencintai kita apa adanya.Di dalam kehidupan setiap orang kita pasti butuh seseorang atau berintimasi lebih dekat seseorang untuk meneguhkan atau mendorong kita untuk melakukan apa keiinginan kita,😂atau bahasa lingis enak di dengar “is that we need an intimacy with one person to fulfill our hearts desire.🤗”

Sayangnya, dosa dapat mencegah kita dari mengalami atau melakukan persekutuan kita dengan apa yang telah tertanam di dalam hati batin kita,dimana kita berusaha sedaya upaya untuk mencari kenyamanan atau signifikansi dari sumber yang tidak dapat memuaskan kita yaitu hal-hal duniawi.

Mazmur 63 👆🏼 Raja Daud menulis bahwa yang benar-benar bisa memahami bahkan mampu memuaskan keinginan kita hanya satu saja yaitu Allah Bapa kita.

😍Bapa menciptakan kita dalam gambar-Nya sehingga kita bisa berinteraksi dengan-Nya dengan cara yang sangat berarti yang akan memenuhi kerinduan kita yang terdalam.