ANTARA CINTA DAN CINTA UANG

“Antara Cinta Dan Cinta Uang”
Mencintai uang dan mencintai orang atau seseorang yang kita sayangi,seperti 2 pasukan diametral berlawanan. Jika kita mencintai uang, pada dasarnya kita hanya mencintai diri sendiri, karena kita mendambakan kekuasaan dan kesenangan dan kenyamanan bahwa uang akan membuat impian kita tercapai!
Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

         [1 Timotius 6:10]
Ketika kita mencintai orang lain,kita benar-benar memilih untuk menghabiskan diri sendiri, energi dan waktu, untuk membuat hidup orang lain lebih baik. Kita memberi daripada mengambil! Di dalam Kisah Para Rasul telah mengajarkan kita untuk memberi tanpa menerima.
“Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima.”

            [Kisah Para Rasul 20:35]
Kita semua percaya bahwa memperoleh uang akan membawa kebahagiaan. Itu tidak pernah terjadi. sebaliknya adalah benar:  

Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian

          [ Amsal 15:17]

Kita akan menemukan kepuasan terbesar dalam hidup kita dalam cara di mana kita telah melayani kebutuhan orang lain. Seolah-olah mereka memiliki kunci kebahagiaan kita.

Ketika kita menghabiskan energi , pertama kita merawat hubungan kita!

Hubungan kita dengan Allah, semua kebutuhan kita akan dipenuhi. Jika kita menghabiskan hidup kita mengejar uang, semua akan berakhir sia sia karena harta di dunia tidak akan kita bawa ke surga kalau kita mati. 

Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

   [Filipi 4:19]

Tidak ada buku cek atau rekening bank di dalam peti mati. Tetapi kita dapat membawa banyak anak-anak Tuhan ke surga.

“Di dalam Kristus, cinta bisa bertahan melawan kubur” Amin!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s